Dari Seni Teaterikal, Tanjidor sampai Punk Berbaur dalam Harmoni

Jakarta (7/7) – Karnaval Ramadhan 1434 H yang diselenggarakan Dewan Pengurus Wilayah PKS DKI Jakarta dari Monas menuju Bundaran HI, Ahad (7/7) pukul 6.00-10.00 WIB begitu semarak dan unik.

Berbagai elemen warga Jakarta tumpah ruah memeriahkan Karnaval Ramadhan diantaranya kesenian betawi Tanjidor, Marawis, Ondel-ondel, Musisi Angklung Jawa Tengah, aksi teaterikal Komunitas Hitam Putih, musik etnik, Hadroh, Shuffle Dance dan komunitas Punk Jakarta yang mengikuti long march menyambut Ramadhan bersama PKS.

“Terima kasih PKS, kami bisa bersama menyemarakan dan menyambut Ramadan. Gue dianggap manusia banget di sini, gue nggak dianggap sampah, banyak orang dan warga menganggap kami orang pinggiran, tapi PKS merangkul kami dan mau berbaur,” kata Anto, mewakili teman-temannya angkat bicara.

Anto menambahkan lagi, kami dengan senang hati bila di ajak lagi dalam aksi-aksi sosial yang sering di adakan PKS. “Selama kami di jalanan, baru dengan PKS bisa merasakan kerjasama tanpa membeda-bedakan,” ujar Anto penuh antusias.

Selanjutnya Anto menyampaikan, PKS harus dekat dengan orang-orang yang termarjinalkan, “PKS jangan tinggalkan orang-orang seperti kami, kami akan dukung PKS jika orang-orang seperti kami sering disapa dan diajak kerjasama,” tandas Anto menutup pembicaraan dengan penuh harap.

Sementara itu, Koordinator Komunitas Hitam Putih Bayu menyampaikan, aksi teaterikalnya ini pun adalah kali pertamanya bergabung memeriahkan acara yang di adakan oleh partai, “Setelah delapan tahun menolak ajakan berbagai partai, baru kali ini kami ikut acara partai, salut dengan kesolidan kader PKS,” pungkas Bayu.

Komunitas Anak Punk

Tanjidor

Teatrikal